Bulan Suci Ramadhan, Pemkot Pekanbaru Batasi Operasional Warnet

TEKNOOLOGIA.com, Jakarta - Pemkot Pekanbaru Riau melakukan sosialisasi terhadap beberapa pengelola warung internet (warnet) selama bulan suci Ramadhan. Pemkot Pekanbaru menegaskan untuk pengelola warnet yang bandel akan ditindak melaui Satpol PP.
Kepala Satpol PP Pekanbaru, Zulfahmi Adrian mengatakan bahwa bagi pengelola warnet yang tetap membandel dengan peraturan yang dibuat tentu akan diberikan sanksi.
Peraturan yaang telah disepakati, wanet dibuka pagi hari dan wajib ditutup pada pukul 22.00 WIB. Perturan ini dibuat karena selama ini banyak warnet di pekanbaru buka sampai 24 jam dan membuat warga resah karena banyak remaja yang melakukan mesum disitu.
Untuk menghindari aksi wanet nakal, pihak Pempkot Pekanbaru melakukan pengawasan dan bekerjasama dengan masyarakat terutama ketua RT dan ketua RW serta pihak kecamatan.
Bagi wrnet yang melakukan operasi warnet melebihi jam yang teelah ditentukan, akan segera ditindak lanjuti dan diberikan sanksi.
Pasalnya untuk menghindari mesum di warnet, berdasakan hasil survei warnet juga sering digunakan untuk kalangan ABG yang bermain game online hingga larut malam.
Selain itu, Pemkot Pekanbaru juga akan melakukan razia ke sejumlah warnet yang beredar di pekan baru. Hal ini dilakukan untuk memberikan kenyamanan dan menciptakan kekhusyukan di bulan suci Ramadhan.
Masyarakat sekitar mengharapkan pengawasan ini tidak hanya dilakukan saat bulan suci Ramadhan saja melainkan dapat terus dilanjutkan pada hari-hari biasa guna memberikan kenyaman terhadap masyrakat. Karena warnet yang melakukan operasi hingga 24 jam rawan akan kejahatan dan tindak asusila sehingga masyarakat juga berharap untuk Pemkot Pekanbaru rutin melakukan razia terhadap warnet-warnet.
Baca Juga : Inilah Pertama Kalinya Kicauan Jokowi di Twitter @jokowi


















