Aplikasi Gratis Smartphone Berbahaya?

Teknoologia.com, Jakarta - Dewasa ini, aplikasi gratis pada smartphone sangat banyak, bahkan terus berkembang tiap harinya. Di balik beragam manfaatnya, sebuah penelitian mengatakan bahwa aplikasi gratis ini ternyata menyimpan bahaya.
Melansir Forbes pada Rabu (8/4/2015), iklan yang muncul pada aplikasi gratis dapat membuat yang melihatnya sakit kepala. Selain itu, sebuah studi terbaru juga menemukan bahwa iklan tersebut dapat menguras baterai smartphone lebih cepat dan “memakan” lebih banyak data.
“Iklan di aplikasi gratis menguras baterai ponsel Anda lebih cepat, aplikasi ini juga diatur berjalan lebih lambat dan menggunakan data lebih banyak,” kata William Halfond dalam Konferensi Internasional tentang Rekayasa Perangkat Lunak (ICSE) di Italia.
Diketahui, aplikasi gratis yang menayangkan banyak iklan menghabiskan rata-rata 16 persen energi lebih banyak sehingga menurunkan daya tahan baterai sekitar 2 jam dari daya tahan rata-rata.
Ditemukan pula bahwa aplikasi dengan iklan mengambil rata-rata 48 persen waktu CPU, menggunakan memori 22 persen lebih besar dan 56 persen utilisasi CPU yang lebih besar (jumlah waktu CPU yang digunakan). Hal ini pada akhirnya akan memperlambat dan menurunkan kinerja CPU.
Bukan hanya itu, oleh karena iklan merupakan konten yang telah diunggah, maka ia dapat menghabiskan 79 persen lebih banyak paket data. Bahkan, dalam beberapa kasus, dapat lebih dari 100 persen penggunaan normal.
Padahal, Halfond menjelaskan bahwa beberapa aplikasi dapat diterima oleh masyarakat dengan berbayar sekalipun, dan dengan demikian tanpa iklan. Ia juga berharap jumlah aplikasi gratis akan terus berkurang.


















