Brillo - OS Khusus Internet of Things Buatan Google

TEKNOOLOGIA.com, Jakarta - Beberapa hari lagi ajang Google I/O akan diselenggarakan. Selain Android M sistem operasi terbarunya yang akan dipamerkan di ajang tersebut kemungkinan google akan memperkenalkan sistem operasi khusus untuk jenis perangkat “Internet of Things” (IoT). Aneka perangkat bisa terhubung via Internet dengan IoT. Internet of Things atau biasa disebut IoT diprediksi akan menjadi era baru di industri smart device. Brillo akan menjadi nama dari sistem operasi berbasis Android tersebut.
Brillo diharapkan dapat memudahkan para developer untuk perangkat IoT karena spesifikasinya rendah yang hanya memiliki RAM 32 MB atau 64 MB. Google mengatakan Brillo dapat digunakan di berbagai macam perangkat. Sama seperti Android, Brillo juga akan tersedia secara gratis.
Google bukanlah satu-satunya perusahaan teknologi yang bergulat dibidang teknologi berbasis internet. Pada bulan Agustus SmartThing dan startup Iot telah dibeli oleh Samsung.
Para vendor perangkat IoT sampai saat ini harus membuat dan mengembangkan software aplikasinya sendiri karena memang belum tersedianya sistem operasi khusus yang mumpuni perangkat IoT.
Coffee maker akan bisa dilihat oleh Brillo meskipun hanya bisa digunakan di dalam sistem operasi Android dengan versi yang lebih terbatas dibanding yang digunakan perangkat smartphone atau tablet.
Walaupun demikian perangkan akan tetap memadai untuk bisa terhubung dengan internet dan berfungsi sebagai smart device. Ingin tahu lebih banyak tentang Brillo ? tunggu saja pengumumannya di ajang Google I/O pada 28 Mei mendatang.

















